careyoues.icu - Dalam satu minggu terakhir, saya mengikuti rangkaian kegiatan yang di adakan pihak kantor tempat saya magang. Pembahasan pertama yang saya ikuti adalah training mal, mis/disinformasi berprespektif gender dan advance AI untuk jurnalis indonesia timur. Artifficial Intellegent ternyata  di manfaatkan untuk mencega penyebaran mis dan disinformasi dalam dunia jurnalistik, sesuatu yang mungkin baru, tetapi perkembangan teknologi tidak bisa di hindari. Di samping ancamanan bahwa dunia jurnalisme akan perlahan tergeser oleh adanya AI, perlu di pahami pula bahwa mesin tidak akan pernah mengganti pekerjaan manusia sepenuhnya. Perlu manusia untuk mengontrol penggunaan mesin tersebut, dalam konteks dunia jurnalistik, pemahaman untuk menggunakan AI yang bijak sangatlah di butuhkan. 

Mesin Membutuhkan perintah untuk bekerja. Oleh karena itu, manusia tetap di butuhkan untuk mengontrol penggunaan dan kerjanya. Mal, Mis/Disinformasi memang merupakan masalah dan ancaman yang serius dalam dunia jurnalistik. Namun bagaiaman sebenarnya masalah itu di atasi? sebelum itu, kita akan membahas apa itu Mal, Mis dan Disinformasi; Misinformasi singkatnya adalah informasi yang salah dan di sebarkan tanpa niat untuk menipu. Sementara disinformasi adalah informasi yang salah dan sengaja di sebarkan dengan niat untuk menipu atau memanipulasi. Dan yang terakhir adalah malinformasi, merupakan informasi yang sebenarnya benar, tetapi di gunakan untuk menyakiti, merugikan atau memprovokasi. Itu adalah inti dari pembahasan kita kali ini, pengenalan tools AI juga dibahas pada kegiatan tersebut. semakin menegaskan bahwa AI memang sangat berpengaruh besar dalam dunia jurnalistik dan mampu menjadi pengontrol informasi melalui prompt dan tools yang digunakan. 

Namun, apa yang membuat saya tertarik membahas ini? apa yang saya pikirkan selau kontras dengan realitas. SAYA MEMIKIRKAN BAHWA AI SANGAT BURUK. Dalam pendekatan ini, saya mendapakan pandangan baru tentang mesin yang katanya meresahkan ini. Lalu beberapa hari berikutnya saya kembali berjumpa dengan hal yang berkaitan dengan AI, yaitu peluncuran kelas perdana Akademi Multimedia Indonesia oleh Kabar Groub Indonesia. Kali ini narasumbernya bukan main, beliau adalah seorang ketua Badan Siber dan Keamanan Persandian Negara Republik Indonesia dan ada pula Dosen sekaligus Akademisi AMI yang mendalami cara kerja AI.